Kategori
Arti Bunga

Arti Bunga Marigold: Karakteristik Dan Makna Simbolisnya

Bunga sering kali punya makna tersendiri di berbagai budaya, dan salah satu yang menarik untuk dibahas adalah bunga marigold.

Bunga yang dikenal dengan warna-warna cerah seperti oranye, kuning, dan merah ini memiliki makna yang beragam. Artikel ini akan mengulas lebih jauh tentang asal-usul, karakteristik, serta berbagai arti yang melekat pada bunga marigold.

Daftar Isi

Sekilas Tentang Marigold

Sekumpulan bunga marigold berwarna oranye
Gambar oleh wirestock dari Freepik

Marigold, atau yang lebih dikenal di Indonesia sebagai bunga tahi ayam atau tahi kotok, sebenarnya merujuk pada tanaman dari genus Tagetes. Genus ini mencakup sekitar 50 spesies tanaman yang merupakan bagian dari keluarga Asteraceae, sama seperti bunga matahari dan aster. Tanaman ini pertama kali dideskripsikan oleh ahli botani terkenal, Carl Linnaeus, pada tahun 1753.

Bunga marigold berasal dari Meksiko dan tumbuh secara alami dari lembah Meksiko hingga ke bagian selatan, termasuk beberapa negara lain di Amerika Latin. Marigold terkenal karena kemampuannya beradaptasi dengan berbagai jenis iklim, menjadikannya tanaman yang mudah tumbuh di berbagai tempat. Saat ini, marigold dapat ditemukan di berbagai belahan dunia berkat kemampuan adaptasinya yang baik, menjadikannya salah satu tanaman hias yang populer di berbagai negara.

Asal-Usul Nama

Nama genus tanaman marigold, “Tagetes”, diambil dari nama seorang tokoh dalam mitologi Etruscan bernama Tages. Menurut legenda, Tages muncul secara ajaib dari tanah yang sedang dibajak. Penamaan ini mungkin diambil berdasarkan sifat marigold yang juga memiliki kemampuan tumbuh kembali dengan mudah setiap tahun. Marigold bisa tumbuh dari biji yang dihasilkan tahun sebelumnya atau bahkan dari batang yang tumbuh kembali dari sisa tanaman yang sudah ada.

Sementara itu, nama marigold sendiri punya cerita yang berbeda. Nama ini berasal dari frasa “Mary’s gold,” yang diberikan untuk menghormati Bunda Maria. Bunga ini dianggap sebagai persembahan emas untuk Maria oleh orang-orang pada zaman dulu, sehingga nama itu melekat hingga sekarang. Kombinasi antara kisah mitologi dan penghormatan religius membuat nama marigold memiliki makna yang dalam dan beragam.

Karakteristik

Taman bunga marigold
Gambar oleh sarangib dari Pixabay

Tanaman-tanaman di dalam genus Tagetes ini memiliki karakteristik yang cukup beragam. Tinggi tanaman-tanaman ini bervariasi mulai dari 10 cm hingga mencapai 220 cm, tergantung pada spesiesnya. Kebanyakan spesies dalam genus ini memiliki daun yang berwarna hijau dan tersebar dengan rapi di sepanjang batang.

Bunga marigold biasanya tampil dalam warna-warna cerah seperti emas, oranye, kuning, dan putih. Diameter kepala bunganya juga berbeda-beda tergantung pada varietasnya, namun biasanya berukuran sekitar 1 hingga 6 cm.

Di Indonesia, bunga ini dikenal sebagai bunga tahi ayam atau tahi kotok karena bunga ini memiliki aroma khas yang sering kali dianggap tidak sedap.

Meski begitu, bau ini justru menjadi salah satu alasan mengapa marigold sering ditanam sebagai tanaman pengusir hama di kebun. Aromanya yang kuat membantu mengusir serangga tertentu, sehingga melindungi tanaman lain di sekitarnya.

Arti Bunga Marigold

Taman yang dipenuhi oleh bunga marigold berwarna kuning dan oranye
Gambar oleh JoonKuo dari Pixabay
Bunga marigold melambangkan kreativitas, gairah, kecemburuan, kesedihan, rasa sakit dan putus asa.

Kreativitas Dan Gairah

Bunga marigold, dengan warna-warnanya yang mencolok seperti oranye, kuning, dan merah, sering dianggap sebagai simbol dari emosi positif yang kuat. Dalam bahasa bunga Victoria misalnya, bunga marigold dianggap melambangkan kreativitas dan gairah.

Bunga marigold juga dilihat sebagai representasi dari gairah untuk meraih apa yang diinginkan dalam hidup, baik itu cinta, kesuksesan, maupun kekayaan. Warna-warna cerahnya seolah memancarkan semangat untuk mencapai tujuan dan mewujudkan impian, menjadikannya pilihan populer dalam berbagai upacara dan ritual yang melambangkan harapan dan aspirasi.

Kecemburuan, Kesedihan, Rasa Sakit Dan Putus Asa

Meskipun warna-warna cerah bunga marigold sering dikaitkan dengan emosi positif, dalam beberapa budaya, marigold juga memiliki konotasi yang lebih suram. Pada era Victoria, misalnya, bunga ini dianggap melambangkan kecemburuan.

Marigold juga kerap dikaitkan dengan perasaan sedih, rasa sakit dan putus asa, terutama yang disebabkan oleh cinta yang hilang. Cinta yang hilang ini bisa disebabkan oleh perpisahan atau kematian, yang membuat marigold menjadi simbol dari duka dan keputusasaan yang mendalam.

Asosiasi ini menjadikan marigold lebih dari sekadar bunga hias; ia juga menjadi representasi dari kompleksitas emosi manusia.


Baca Juga:

Penutup

Dari simbol kreativitas dan gairah hingga representasi emosi yang lebih gelap seperti kecemburuan dan kesedihan, marigold menunjukkan betapa kompleksnya hubungan manusia dengan alam.

Semoga setelah membaca artikel ini, Anda bisa lebih memahami arti dan keindahan di balik bunga marigold serta mengapresiasi setiap makna yang dibawanya.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai