Dikenal dengan bunganya yang menawan dan daun yang memikat, Cyclamen tidak hanya menawarkan keindahan visual tapi juga memiliki makna yang mendalam. Mari kita bahas lebih dalam arti dari bunga Cyclamen.
Daftar Isi
Sekilas Tentang Bunga Cyclamen

Cyclamen adalah nama genus untuk sekitar 23 spesies tanaman berbunga yang termasuk dalam keluarga Primulaceae. Tanaman ini berasal dari berbagai tempat di Eropa, dari Basin Mediterania hingga ke Kaukasus dan Iran.
Bunga Cyclamen hadir dalam beragam warna yang menarik, mulai dari putih, merah muda, merah, hingga ungu. Keunikan paling mencolok dari bunga ini adalah kelopak bunganya yang terbalik. Ujung kelopak bunga Cyclamen menghadap ke atas, sedangkan bagian dalam bunga mengarah ke bawah.
Asal-Usul Nama Cyclamen
Nama “Cyclamen” berasal dari bahasa Latin Abad Pertengahan, yang mengadopsi kata dari bahasa Latin kuno “cyclamīnos”. “Cyclamīnos” sendiri berasal dari bahasa Yunani kuno “κυκλάμινος” (kyklā́mīnos) yang berarti “lingkaran”, merujuk pada bentuk umbi Cyclamen yang berbentuk bulat.
Arti Bunga Cyclamen

Bunga cyclamen melambangkan perpisahan, kesedihan dan sifat ketidakpercayaan diri.
Perpisahan
Bunga Cyclamen dipandang sebagai simbol perpisahan dan ucapan selamat tinggal dalam bahasa bunga di era Victoria. Pada saat itu, bunga Cyclamen seringkali diberikan pada momen-momen perpisahan untuk menunjukkan penghormatan dan harapan agar dapat bertemu lagi suatu saat nanti.
Bunga Cyclamen dapat menjadi sebagai simbol yang menyentuh hati untuk menandai akhir dari sebuah babak dan awal yang baru dalam kehidupan seseorang.
Kesedihan
Bunga ini juga sering dianggap melambangkan perasaan sedih yang diakibatkan oleh perpisahan. Bunga ini kerap digunakan sebagai ungkapan duka saat seseorang harus berpisah dengan orang yang dicintai, baik pada perpisahan yang sifatnya sementara maupun yang selamanya.
Baca Juga: Bunga Yang Melambangkan Kesedihan Mendalam
Ketidakpercayaan Diri
Bunga Cyclamen juga sering diasosiasikan dengan rasa tidak percaya diri dan sifat pemalu. Penampilan bunga ini yang ujung kelopak bunganya menghadap ke atas, dan bagian dalam bunganya mengarah ke bawah menjadikannya seolah menggambarkan sikap pemalu yang enggan menunjukkan dirinya secara terbuka.
Memberikan bunga ini kepada seseorang yang merasa kurang percaya diri bisa menjadi bentuk dorongan moral dan harapan dari kita agar mereka merasa lebih nyaman dan lebih percaya diri.
Penutup
Keindahan dan arti di balik bunga cyclamen ini mengingatkan kita akan pentingnya menghargai setiap momen dalam hidup, khususnya hubungan dengan orang-orang yang kita cintai. Semoga artikel ini membuat Anda lebih memahami makna yang tersirat di balik bunga Cyclamen.