Kategori
Tips

Cara Merawat Buket Bunga Asli Agar Tidak Layu

Bunga potong memang punya masa hidup yang lebih singkat dibandingkan saat masih tertanam di tanah. Tapi jangan khawatir, karena ada beberapa cara merawat bunga yang dapat kamu coba agar buket bunga asli Kamu tidak cepat layu.

Daftar isi

Berapa Lama Buket Bunga Asli Dapat Bertahan?

Bunga mawar di dalam vas bunga bening yang sudah mulai layu.
Image by Gundula Vogel

Masa hidup buket bunga memang tidak terlalu lama karena bunga-bunga tersebut sudah dipisahkan dari akar dan media tanam aslinya. Beberapa jenis bunga, seperti lili atau tulip, biasanya hanya bisa bertahan sekitar tiga sampai empat hari saja.

Namun, ada juga beberapa jenis bunga yang lebih tahan lama, seperti anggrek atau anyelir, yang bisa bertahan hingga dua minggu atau lebih. Tentu saja, semua ini tergantung pada seberapa baik kita merawatnya. Dengan perawatan yang tepat, kita bisa memperpanjang umur buket bunga kesayangan kita.

Cara Merawat Buket Bunga

Ada Beberapa tips cara merawat buket bunga yang bisa Kamu coba agar buket bunga asli Kamu tidak Cepat Layu:

1. Segera Pindahkan Bunga Ke Dalam Vas Berisi Air

Langkah pertama yang harus dilakukan setelah menerima buket bunga adalah segera memindahkan bunga-bunga tersebut ke dalam vas yang sudah diisi air.

Penting untuk diingat, pastikan hanya bagian bawah tangkai bunga yang terendam air. Cukup 2 sentimeter dari ujung tangkai. Jangan menuangkan terlalu banyak air ke dalam vas, karena dapat mengakibatkan bunga jadi lebih cepat busuk.

2. Bersihkan Vas Sebelum Digunakan

Vas yang kotor bisa menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan bunga tidak tahan lama. Sebelum digunakan, pastikan vas bunga sudah dicuci dengan air dan sabun hingga bersih. Setelah itu, bilas dengan air bersih dan keringkan menggunakan lap yang bersih.

Dengan menjaga kebersihan vas, bunga akan tetap segar dan indah lebih lama.

3. Gunakan Air Hangat

Ketika bunga kehilangan kelembapan, molekul air hangat akan lebih mudah diserap oleh batang bunga. Selain itu, air hangat juga dapat membuka pori-pori batang bunga, sehingga penyerapan air menjadi lebih lancar. Namun, perlu diingat bahwa trik ini efektif untuk bunga yang baru dipotong ya.

4. Ganti Air Bersih Secara Rutin

Air yang dibiarkan terlalu lama bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang tidak baik untuk bunga. Selain itu, air yang kotor juga dapat menyumbat batang bunga sehingga sulit menyerap air.

Sebaiknya, lakukan pergantian air setiap hari atau minimal dua hari sekali. Hal ini akan membantu bunga kamu tetap segar dan terhindar dari kuman yang berbahaya.

5. Jangan Siram Air Pada Bunga

Air memang penting untuk menjaga kesegaran bunga, tapi jangan sampai kamu menyemprotkan air langsung ke kelopak bunganya.

Mengapa? Karena jika kelopak bunga basah, bisa menjadi tempat tumbuhnya jamur. Jika sudah berjamur, bunga tidak hanya akan layu dengan cepat, tetapi juga akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Oleh karena itu, saat menuangkan air ke dalam vas, lakukan dengan hati-hati dan hindari menyiram langsung ke arah bunga.

6. Rutin Memotong Tangkai Bagian Bawah

Selain mengganti air, kamu juga perlu secara teratur memangkas tangkai bunga bagian bawah. Ini karena bagian tangkai bunga yang terendam air akan membusuk seiring berjalannya waktu.

Jika dibiarkan, kebusukan ini dapat menyebar ke seluruh bunga dan membuatnya layu lebih cepat. Oleh karena itu, jangan lupa untuk memangkas sekitar 1 cm bagian bawah tangkai bunga setiap kali kamu mengganti air.

Gunakanlah pisau yang tajam dan potong batang secara diagonal agar penyerapan air menjadi lebih optimal.

7. Potong Bagian Yang Layu

Selain memangkas tangkai bagian bawah, jangan lupa juga untuk memeriksa keadaan bunga dan daunnya. Jika ada bagian yang mulai layu, segera potong bagian tersebut.

Bagian bunga yang layu dapat mengeluarkan gas etilen yang dapat mempercepat pembusukan pada bagian bunga lainnya. Dengan membuang bagian yang layu, kamu dapat mencegah penyebaran gas etilen dan menjaga kesegaran bunga-bunga lainnya.

8. Gunakan Pengawet Bunga

Untuk membuat bunga tetap awet, kamu juga bisa menggunakan pengawet bunga. Pengawet bunga ini bisa kamu dapatkan di toko bunga atau bahkan bisa kamu buat sendiri di rumah. Bahan-bahannya sangat sederhana, seperti cuka, air lemon, gula pasir, dan air.

Dengan menambahkan pengawet bunga ke dalam air vas, bunga kamu akan mendapatkan nutrisi tambahan dan bisa bertahan lama.

9. Hindari Cahaya Matahari Langsung

Pastikan untuk menyimpan buket bunga di ruangan yang terhindar dari sinar matahari langsung. Kebanyakan tanaman hias, termasuk bunga, biasanya tidak tahan terlalu lama terpapar sinar matahari, terutama bunga yang sudah dipotong.

10. Jangan Simpan Bunga Di Kulkas

Mungkin kamu pernah mendengar bahwa menyimpan buket bunga di dalam kulkas bisa membuat bunga tetap segar, tapi sebaiknya hindari cara ini, ya. Menyimpan bunga di kulkas justru bisa membuat bunga tidak awet. Perubahan suhu yang drastis saat bunga dikeluarkan dari kulkas dapat merusak sel-sel bunga. Akibatnya, bunga malah akan layu dan kehilangan kesegarannya.

11. Tempatkan Di Ruangan Dengan Suhu Normal Dan Stabil

Selanjutnya, jangan lupa untuk memperhatikan suhu ruangan tempat Kamu menyimpan buket bunga. Suhu yang ideal untuk menyimpan bunga sebaiknya berkisar antara 18-22 derajat Celsius. Suhu yang terlalu panas bisa mempercepat proses penuaan bunga. Namun, jika suhu terlalu dingin, bunga bisa menjadi lembek dan juga layu. Oleh karena itu, pastikan buket bunga Kamu disimpan di ruangan dengan suhu yang stabil.

12. Jangan Taruh Bunga Di Tempat Berangin

Selain suhu, angin juga bisa menjadi ancaman bagi bunga. Angin kencang atau perubahan suhu yang tiba-tiba dapat membuat bunga layu. Oleh karena itu, sebaiknya hindari meletakkan buket bunga di tempat yang terkena angin, seperti dekat jendela yang sering dibuka atau di dekat AC.

13. Hindari Menyimpan Bunga Di Dekat Buah

Beberapa jenis buah mengeluarkan gas etilen yang dapat mempercepat penuaan bunga. Jadi, sebaiknya hindari menyimpan buket bunga di dekat buah-buahan. Lebih baik letakkan bunga di tempat terpisah agar tetap segar dan cantik lebih lama.

14. Jauhkan dari Sumber Panas

Selain buah, jauhkan juga buket bunga kamu dari sumber panas seperti kompor atau peralatan elektronik yang menghasilkan panas. Bunga bisa cepat layu dan kehilangan kesegarannya jika terlalu terpapar panas berlebih. Sebaiknya letakkan buket bunga di tempat yang sejuk agar tetap segar lebih lama.

15. Perhatikan Kelembapan Udara

Terakhir, jangan lupa untuk selalu memperhatikan kelembapan udara di sekitar buket bunga Kamu. Bunga-bunga segar memerlukan kelembapan yang cukup agar tetap terhidrasi dengan baik. Jika udara di ruangan Kamu terlalu kering, Kamu bisa menggunakan humidifier untuk menjaga kelembapan yang dibutuhkan oleh bunga-bunga Kamu.

Penutup

Itulah beberapa tips dan trik untuk merawat buket bunga asli agar tetap segar dan tidak cepat layu. Dengan sedikit perhatian dan usaha, kamu bisa membuat buket bunga kesayanganmu bertahan lebih lama. Jangan lupa, setiap jenis bunga memiliki kebutuhan yang berbeda, jadi jangan takut untuk mencoba berbagai cara dan lihat mana yang paling sesuai untuk bunga kamu. Selamat mencoba!

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai